Sepertinya baru kemarin kita berkumpul di ruang tamu, berebut remote TV, sambil meributkan siapa yang harus menonton Sinetron atau acara quiz yang sama sekali tidak ada gunanya. Namun, sekarang, remote TV itu lebih terasa seperti artefak zaman purba yang hanya dibutuhkan untuk menghidupkan televisi yang terhubung ke Netflix. Ya, selamat datang di era di mana kita bisa menonton serial dengan satu jari, dan bisa selesai menonton satu musim hanya dalam satu malam—kecuali kalau kita merasa malas dan memutuskan untuk scroll TikTok selama dua jam.
Dengan kehadiran Netflix, kita tidak hanya beralih dari menonton iklan selama 10 menit, tetapi juga dari satu episode ke episode berikutnya dalam sekejap mata. Apakah ini sebuah kemajuan? Tentu saja! Tapi jangan terkejut ketika teman Anda tiba-tiba berbicara dengan aksen Inggris yang aneh setelah binge-watching "The Crown" atau mengklaim bahwa mereka tahu cara membuat ramen setelah menonton "Midnight Diner". Otak kita memang mudah terpengaruh, dan Netflix jelas tahu cara memanjakan kita dengan visualisasi yang menggoda.
Poin-poin penting:
- Kebiasaan Binge-Watching: Netflix telah menciptakan monster baru dalam kebiasaan menonton, di mana satu episode terasa seperti satu potongan kecil dari kue yang tidak pernah habis.
- Kualitas vs. Kuantitas: Dengan banyaknya pilihan yang ada, kita terkadang lebih bingung memilih apa yang akan ditonton daripada memilih pasangan hidup.
- Pengaruh Sosial: Berbicara tentang serial favorit menjadi semacam bahasa baru di kalangan teman, dan tidak ada yang ingin ketinggalan, bahkan jika itu berarti maraton menonton dari malam hingga subuh.
Berkat Netflix, kita juga menjadi lebih kreatif dalam membenarkan kebiasaan menonton kita. "Oh, saya hanya ingin mendapatkan inspirasi" atau "Ini penting untuk pengembangan diri!" menjadi kalimat sakti untuk menutup mulut orang-orang yang menganggap kita hanya bermalas-malasan. Satu-satunya yang tidak bisa kita bohongi adalah diri kita sendiri saat mata mulai berkunang-kunang karena kurang tidur setelah semalaman menonton.
Namun, di balik semua kesenangan itu, ada satu hal yang perlu kita pertimbangkan: apakah kita masih bisa menikmati sebuah film atau acara TV yang hanya ditayangkan sekali seminggu? Atau, akankah kita berteriak kesedihan ketika harus menunggu episode berikutnya? Jalan hidup kita sepertinya mulai dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan dramatis ala sinetron: "Apa yang akan terjadi selanjutnya?" Dan jawaban yang paling tepat adalah, "Tunggu hingga minggu depan!"
Jadi, selamat datang di dunia baru yang dikuasai oleh Netflix! Mari kita nikmati kemudahan, kecepatan, dan keasyikan menonton yang mungkin akan membuat kita merindukan kebodohan memilih channel TV di masa lalu. Namun, jangan lupa, tetaplah ingat untuk berinteraksi dengan dunia nyata, meskipun kadang hal tersebut bisa terasa lebih membosankan daripada menonton orang lain memasak di YouTube.