Perang biaya listrik & pakan memaksa pembudidaya udang Vietnam mencari cara baru untuk mempertahankan margin. Di VietShrimp Asia & Aquaculture Vietnam 2026, pelaku industri memaparkan pendekatan AI yang mulai menyatu dengan operasi harian mereka.

Hai Nguyen (ESG) menekankan bahwa biaya peralatan naik 25% sementara pakan melonjak 2.000 VND/kg. Untuk tetap untung, ESG memanfaatkan AI sebagai "asisten yang sangat presisi": enam stasiun cuaca lokal + data satelit memicu peringatan hujan ekstrem (≥30 mm) 30–60 menit sebelumnya agar tim bisa menghentikan pakan dan menyesuaikan mineral sebelum salinitas/temperatur bergeser.

AI juga mengawasi konsumsi pakan via kamera bawah air setiap 30 menit. Ketika udang molting dan kehilangan nafsu makan, sistem otomatis menurunkan feed rate sehingga feed conversion ratio membaik dan polusi kandang terhindari tanpa menunggu keputusan manual.

RYNAN Smart Aquaculture mengembangkan TOMGOXY, sistem yang mendorong kadar oksigen terlarut ke 20–30 ppm supaya kepadatan stok yang meningkat (hingga 200 ekor/m²) tetap bisa dipanen dengan emisi gas rumah kaca lebih rendah. AI mengatur pemakaian energi berdasarkan level oksigen real-time dan tarif listrik (peak bisa naik tiga kali lipat) agar biaya tetap terkendali; teknologi ini sudah diuji di Thailand, Indonesia, Filipina, dan Australia.

Aqua Mina menggunakan AI bahkan sebelum kolam digali: platform perencanaan menganalisis data Google Maps, drainase, dan pasokan listrik untuk memperlihatkan opsi desain optimal. AI juga menerjemahkan parameter teknis internal menjadi visual yang meyakinkan investor global dan mendukung chatbot internal yang membantu manajer kolam mengatasi lonjakan lingkungan tanpa terus mengganggu manajemen pusat.

Penerapan chatbot juga merambah tim penjualan & klien internasional sehingga rekomendasi desain & operasional bisa disampaikan cepat dengan referensi data historis. Pendekatan ini memperkuat pernyataan Toan Dao (SeafoodSource) bahwa kemampuan memanfaatkan AI menjadi kompetitif yang membedakan dalam pasar dunia yang makin ketat.

Sumber: SeafoodSource — "Innovative firms driving AI adoption in Vietnam's shrimp sector" (2 April 2026).