Ramp, platform keuangan korporat yang sudah melayani lebih dari 50.000 perusahaan, memperluas alianya dengan Visa lewat perpanjangan kontrak issuing yang memanfaatkan Visa Intelligent Commerce serta Visa Trusted Agent Protocol. Tujuannya adalah menghadirkan agentic AI yang otomatisasi pembayaran tagihan, mengintegrasikan kontrol pembayaran ke dalam setiap transaksi, dan mengurangi penundaan manual yang masih membebani tim keuangan.

AI agent ini dapat mengelola bill pay secara aman, menerapkan kebijakan pengeluaran, dan memicu pembayaran sesuai aturan tanpa perlu campur tangan manusia. Ramp mengklaim kemajuan ini membantu pelanggan memaksimalkan fleksibilitas pembayaran, memantau pengeluaran secara real-time, serta mengurangi biaya operasional di procurement, treasury, dan expense management. Ramp juga akan menjadi partner Visa untuk kasus layanan korporat tertentu sesuai perjanjian baru.

Ramp COO Colin Kennedy menyebut bahwa sistem keuangan terbaik tidak menambahkan kontrol setelah transaksi, melainkan membangunnya di dalam setiap langkah. Sementara Chris Newkirk (Presiden Commercial & Money Movement Solutions Visa) menekankan bahwa perusahaan menginginkan solusi yang mengurangi friksi, dan pendekatan otomatis Ramp selaras dengan visi Visa tentang pembayaran yang lebih sederhana namun aman.

Sejak 2019 Ramp berfokus mengotomatisasi cash operations dengan kartu korporat, manajemen expense, pembayaran tagihan, procurement, travel, treasury, dan pembukuan otomatis—menghemat sekitar US$10 miliar dan 27,5 juta jam kerja para pelanggan. Kolaborasi yang diperluas ini diharapkan mempercepat adopsi AI agent di finansial global dan membuat pengeluaran perusahaan lebih terkendali tanpa menambah kompleksitas staf.

Sumber: Third News — “Ramp and Visa Expand Their Partnership for Autonomous Financial Solutions” (31 Maret 2026).