Tahun fiskal baru di Jepang (1 April) membawa nuansa futuristik di beberapa upacara penyambutan karyawan. Seiring implementasi Rencana Dasar AI dari kabinet Desember lalu, Lawson, Sompo Japan Insurance, dan Itochu memamerkan teknologi kecerdasan buatan agar karyawan muda langsung merasakan lingkungan kerja yang makin digital.
Lawson: mascot AI berbicara atas nama presiden
Di Lawson, AI dilatih dari pemikiran Presiden Sadanobu Takemasu, lalu dipasangkan dengan maskot Ponta di atas panggung. "Kamu adalah generasi AI," kata versi digitalnya kepada sekitar 80 pekerja baru, lalu menjawab pertanyaan Q&A—misalnya menyebut Tokugawa Ieyasu sebagai sosok yang dikagumi dan menonjolkan kekuatan "fieldwork berbasis komunitas." Takemasu sendiri tersentak karena jawaban AI terasa seperti pemikirannya pribadi.
Lawson sudah memakai AI dalam proses rekrutmen (wawancara virtual) dan layanan pelanggan (avatar di monitor), serta robot antar barang di beberapa toko. Hadirnya AI di acara pembukaan dimaksudkan agar pekerja rookie terbiasa pakai teknologi ini sejak hari pertama.
Sompo Japan: tekad dan masa depan divisualkan oleh AI
Sompo Japan menampilkan video yang memvisualkan masa depan 396 peserta upacara saat mereka membacakan pernyataan tekad. AI mengubah narasi mereka tentang perjalanan ke luar negeri dan membangun kepercayaan klien menjadi cuplikan visual, memberi energi baru untuk tetap berkomitmen bekerja.
Itochu: jadi "time travel" visual untuk 30 tahun ke depan
Trading house Itochu memasarkan video "time travel" dengan citra AI: foto karyawan baru dikaitkan dengan episode penting tahun 1980 dan menggambarkan CEO Masahiro Okafuji di masa lalu. Mereka juga menampilkan wawancara simulasi karyawan 10 tahun mendatang yang terlibat proyek luar negeri, sekaligus menegaskan semangat data-digital-AI untuk tanggap bencana.
Pola ini memberi sinyal jelas: perusahaan Jepang ingin generasi yang lahir semakin dekat dengan AI merasa aman mengeksplor teknologi mutakhir, sekaligus menjaga nilai "lapangan" dan perencanaan jangka panjang. Kalau kamu sedang menyiapkan upacara onboarding, bisa tiru pendekatan storytelling visual + AI untuk menyambut talenta baru.
Sumber: Mainichi (2 April 2026) – "From digital execs to future projections, Japan firms introduce AI at new-hire ceremonies."